Blessed

Dari kecil saya pernah merasa tdk cocok dgn Ibu saya, disaat saya remaja tepatnya.
Tapi ketika saya tumbuh besar, saya menyadari bahwa, ketidakcocokkan itu dikarenakan kami terlalu mirip.
Fisikly not much, tapi mungkin dari segi sifat yang terlalu sama membuat kami sering bentrok, dan kemudian jarang membahas sesuatu.
Itu yang membuat saya lebih pro kepada Ayah saya, and so on.
Tapi sekarang, saya malah mencintai kedua-duanya, lebih. (Daridulu memang sudah cinta, tapi kali ini menjadi “cinta yang lebih pengertian lagi” ah atau apalah itu…)
Dan malah saya sekarang merasa telah salah paham dan kurang mengerti Ibu saya. (Wanita yang seumur hidup saya, saya abdikan untuk membalas jasanyapun tak kan cukup)
I found it beautiful to have a face & behavior just like people you love the most.
Don’t it’s beautiful?
You’re digging from where you got this gene, you got that nose.
It’s like the source when you wanna know yourself more, you just simply asking them.
Dan semakin lama, as I’m growing up mereka menjadi semakin terbuka, fun, and actually they’re NOT THAT serious…
Because maybe they’re start to believe me, and understand me too.
Perhaps… They’re finally got me.

I didn’t know the orphan feelings but, but I know exactly what my life become if I don’t have them, it’s like losing direction, BLACK OUT.

And that’s why I’m feeling so blessed now.
Blessed.

Advertisements

2 thoughts on “Blessed

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s