Untitled.

Prajurit Semut, bisakah kau katakan kepada teman-temanmu bahwa aku telah membuatmu babak belur sehingga mereka tak usah datang lagi ke kamarku? Aku benci kalian, sangat benci. Maksudku, kalian datang berbondong-bondong ke kamarku. Tempat tidurku bukan jalan yg bisa kau lewati, jadi please jangan kesini, karna mungkin aku akan melumatkanmu, membunuhmu. Kau tau apa artinya dibunuh? Kau tak akan hidup lagi. Menurutku sudah cukup menyedihkan untuk menjadi seekor semut, tp ketika kau harus dibunuh untuk hanya melewati kamarku itu yah lebih menyedihkan lagi. Atau kau ingin ide yang sedikit kejam seperti yang kukatakan diawal? Bahwa aku akan membunuhmu, melumpuhkan mungkin 2 kaki dari sekian banyak kakimu lalu kau bisa pulang ke sarang sang ratu dan bilang, “aku melintasi sebuah tempat yang luas dan kemudian seorang manusia melakukan ini padaku, aku harap tak ada lagi prajurit lain bernasib naas sepertiku.” sang ratu mengerti dan memerintahkan rakyatnya untuk menjauhi kasurku, atau bahkan kamarku. Tapi bukankan semut itu bermacam-macam jenis bukan? Masih banyak koloni dengan ratu-ratu yang lain. Mereka akan susah sekali sadar bahwa ini wilayahku. Jangan ganggu aku, jangan ganggu aku.

Advertisements

One thought on “Untitled.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s