TDCC

 

Beberapa bulan lalu saya iseng download Two Door Cinema Club band asal Irlandia Utara karna suatu web musik yang mereview kalau mereka punya musik yang atraktif dan asikk, setelah mendengarkan bbrp single, dan saya sadar mereka kemudian menjadi adiktif dikuping, (krn terus saya putar di playlist saya.)

selang beberapa lama saya dgr kabar dari Twitter kalau mereka akan datang ke Indonesia tepatnya di Jakarta tanggal 15 Februari 2011. saya cuma ngetweet: TDCC *dengan emoticon cry tapi belum niat banget buat benar-benar nonton.

setelah menimbang masak-masak (cieee) saya putuskan buat nonton saja karna februari adalah liburan semester, so kenapa saya ga sekalian refresing? pergi dari hiruk pikuk dan ‘rame’nya Pontianak ini? :p dan Akhirnya, setelah nyampe di Jakarta tanggal 14, tanggal 15 februari saya dianterin sama Sist Alice ke Ex, buat nonton mereka.

Pas jam 7an sampai disana, ternyata belum mulai baru film-film Indie ya waa so-art gitulah sampe saya ga ngeh juga apaan. Venuenya lumayan ‘kecil’ buat skala band internasional, tapii karena ‘kecil’ itu, venuenya jadi tertata ‘apik’ banget dan saya suka. promotor Ismaya Live saya acungin jempol karna tata venuenya sangat ‘detail’. pas masuk aja kita dibagiin jas hujan mini, buat jaga-jaga ga hujan, walaupun hujannya juga ga terbukti turun karna mungkin pawang hujannya juga uda sakti. dan dibagiin stiker bertuliskan status relationship kita. saya “In Relationship” doonk. tapi ga nolak ih kalo kenalan sama cowok-cowok lucu yang pake docmart kesana kemari. bweehh 😀

disebelah kiri panggung ada booth buat foto berlatarkan Love Garage (judul dari event ini), oh iya makasih buat mas-mas (entah dari media atau potographer dari promotor yang udah susah payah gimana caranya kita bisa foto dengan lighting yang bagus didepan situ.)

dari jalur masuk berjejer booth-booth makanan dan minuman yang kalo ga salah dibeli pake voucher. ada jual merchandise band dari TDCC dan Flight Facilities juga di sebelah kanan panggung, dan ada booth dari brand fashion lokal: Nikicio juga, kepengen beli tapi males nyoba2in yeee.

selang beberapa meter ada blower-blower besar buat jaga suhu udara tetap dingin, comfort dan intimate tentunya. ;p ada sekitar 2 screen yang dipasang di kiri dan kanan atas di atas booth-booth itu untuk nampilin hastag #lovegarage dari Twitter. saya rencana iseng ngetweet: “Oki, Remon you guys suckss!! 😀 #lovegarage” supaya bs diliat di screen sama Oki & Remon (2 teman saya ini), tapi koneksi asli kacauu jd ga jadiii. *grin

akhirnya setelah chitchat sana sini akhirnya acara mulai kembali (setelah sorenya dibuka sama RNRM) malam ini dibuka sama duo DJ asal Australia, Flight Facilities. pertama-tama sih lumayan ngeliat aksi panggung tapi lama-lama kok berasa boring ya? krn musik mereka terkesan nanggung jg buat penonton goyang dan kaki saya capek banget berdiri. walaupun overall performance mereka sangat seru dan karna ditutup sama ‘satu-satu’nya lagu mereka yg saya tau–dan kayaknya semua orang–Crave You. semua orang sing along dan semuanya kembali semangat setelah agak boring semi dugem melulu.

akhirnya setelah tadinya sedikit bete dan sangat capek, TDCC muncul juga, dan disambut sangat meriah oleh semua org, semuanya sing along, semuanya kompak, dan mendadak saya jadi merasa tidak sendirian *luh-lebaay. Alex Trimble vokalis dari TDCC, cowok babyface blonde ini menjadi sangat sok ganteng dan super cool saat membawakan lagu-lagu mereka dan ya! dia berkali2 lipat lebih ganteng dan lebih tirus dibandingkan dengan yang divideo klip… dan honestly aura sok gantengnya itu mendadak berubah menjadi aura saaangat sexy. ;p saya sangat excited karna kemudian ‘Kids’ lagu fave saya dimainkan (Kids cuma bonus track dari CD Tourist History yg dirilis di Jepang) dan kayaknya cuma segelintir yg hafal lagu ini termasuk saya.

aura super cool Alex Trimble gak ilang-ilang dan gitaris mereka yg ntah siapa namanya sangatlah atraktif hingga akhirnya lampu dimatikan dan berakhirrr, hampir semua track seru dimainkan sudah penonton kompak berteriak We Want More!! dan mereka dengan charming datang lagi, Alex ganti gitar (lagi) dengan membawakan ‘Comeback Home’ yg ditengah konser sudah saya & Remon tebak menjadi lagu penutup selain karna ‘Something Good Can Work’ sudah dimainkan diawal. untuk encore kedua intro ‘I Can Talk’ mendadak dimainkan dan semua penonton dgn excited menyanyikan part a-o-a-a-o secara acakk yang kemudian terdengar agak menggelikan, beberapa penonton tertawa bahkan ada yg nyeletuk: ‘kayak orang gagu kite ye lama-lama.’ xD

tapi kemudian lagu beneran mulai dan seisi venue seperti pesta besar dan saat itulah moment terseru karna kemudian ada confetti merah-putih yang ditembakkan dari sisi kanan-kiri panggung yg membuat suasana menjadi meriah dan kembali mengingatkan bahwa promotor ini sangatlah well-prepared menjaga mood penonton agar kami semua bisa pulang dengan feeling yang okaay!! Thank’s Ismaya Live. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s